Faliq Akui

Faliq akui, faliq masih kecil. Masih belum bisa mengatur apapun dengan baik. Mengatur hati, mulut, pikiran. Semuanya masih berantakan. Allah Maafkan Faliq. Sekali ada pengganggu, semuanya hancur. Semuanya. Waktu yang sudah faliq bagi. Kegiatan yang sudah faliq atur serapih mungkin. Pengganggu itu tidak selalu sama, terkadang film, lagu, lukisan, ataupun laki-laki. Allah, Maafkan Faliq. Maka dari itu, Faliq tahu diri. Faliq belum bisa melangkah maju. Tetap di Tempat dan melakukan apapun yang masih bisa Faliq lakukan selain maju, atau malah mundur. Faliq akan berani maju jika semuanya sudah siap, Faliq sudah bisa mengatur semuanya, Faliq sudah dewasa, kalau waktu seperti itu datang, Faliq akan mencoba maju sedikit, mencoba untuk berkenalan dengannya langsung.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s