Malam Bertabur Hujan

Aku salah

Aku salah

Salahku. Mengharapkanmu menjadi Irie Naoki dalam kehidupanku.

Salahku. Karena selalu terburu-buru dan terlalu ambisius.

Salahku. Karena menggunakan kecepatan yang tinggi untuk melangkah.

Jika p maka q. Logika Matematika yang disebut teorema implikasi.

Rumus yang telah aku rancang untuk ini. q-ku benar-benar terjadi.

Namun, q-ku terjadi saat aku tak melakukan p.  Kesalahanku adalah : aku terlalu terburu-buru.

Jangan menyangka kalau aku selalu meminta mereka

untuk menyampaikan salamku untukmu, aku tak pernah memintanya!

Jangan berpikiran bahwa yang mereka lakukan adalah apa yang kuminta,

mereka melakukannya sendiri untuk ——. Entahlah untuk apa.

Yang kutahu, itu hanya untuk kesenangan saja. Maaf jika candaan ini membuat sangat terganggu.

Yang pernah kuminta kepada mereka adalah aku minta

mereka memberikan kue ulah tahunku yang ke-17 kepadamu,

karena mereka bilang kamu mengucapkan selamat ulang tahun padaku dan nyatanya adalah tidak.

Itu saja. Seperti Kotoko-chan saat meminta Irie-kun membaca surat cintanya,

jangan kan dibaca, dipegang saja surat cintanya belum.

Seperti aku yang tak melakukan apa-apa, dan kamu memberikan sekat tak berdinding.

Iklan

Satu respons untuk “Malam Bertabur Hujan

  1. Ping-balik: Pemblokiran | Dunia Faliq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s